“Omongan Begini Cuma Candaan Kita-Kita Doang, Kok”
Dari grup chat FH UI hingga pengalaman di SMA. Lelucon seksis di ruang privat menormalisasi kekerasan seksual. Kenapa institusi membiarkannya?
Dari grup chat FH UI hingga pengalaman di SMA. Lelucon seksis di ruang privat menormalisasi kekerasan seksual. Kenapa institusi membiarkannya?
Mengapa travel, serta without husband, meskipun terdengar sederhana, justru menjadi simbol emansipasi yang dirayakan secara serentak?
Melalui refleksi personal dan puisi, Bonniela menghubungkan perkembangan kognitif dengan pengalaman sehari-hari perempuan yang pikiran dan gagasannya sering diabaikan sebelum sempat diutarakan.
Menikah dan punya anak bukan satu-satunya bentuk cinta. Sebuah refleksi tentang pekerjaan rumah tangga, kebebasan perempuan, dan cara mencintai tanpa kehilangan diri.
Tidak semua orang memiliki posisi yang sama dalam percakapan politik. Politik membutuhkan ruang bicara, tetapi akses untuk masuk ke ruang itu sangat dipengaruhi oleh modal budaya yang tidak dimiliki secara merata. Ketika percakapan politik muncul di meja makan, tidak semua orang memiliki modal diskursif yang sama untuk terlibat di dalamnya.
Sekitar 14,37% pekerja perempuan di Indonesia menanggung ekonomi rumah tangga lebih dari anggota keluarga lain, hampir separuhnya menyumbang 90–100% pendapatan keluarga. Sistem kerja dan kebijakan sosial masih dirancang seolah pencari nafkah utama selalu laki-laki. Perempuan anak pertama yang menjadi tulang punggung keluarga menghadapi ketimpangan upah, parentifikasi, dan pengakuan yang terus ditunda.
Tulisan ini mengangkat pengalaman personal menghadapi menstruasi di tengah aktivitas sosial dan aksi lapangan, yang dipenuhi rasa khawatir, nyeri fisik, serta tekanan emosional. Masyarakat perlu memahami kompleksitas pengalaman menstruasi sekaligus pentingnya empati, apresiasi, dan upaya kolektif untuk mengurangi kekerasan berbasis gender.
Ophelia perlu dibaca ulang dan dipahami dengan cara yang lebih baik. Bukan sebagai kisah cinta yang gagal, melainkan sebagai bukti bagaimana sejarah sastra dan budaya merepresentasikan perempuan, terutama ketika berhadapan dengan kehilangan, kekecewaan, dan emosi.
Pemberdayaan tidak pernah bergerak dalam satu jalur tunggal. Ia lahir dari berbagai ruang dan peran, bahkan dari tempat-tempat yang awalnya tidak pernah terbayangkan seperti laut.
Fenomena “darurat seblak” membuka pembahasan tentang politik tubuh, budaya digital, dan ruang keintiman perempuan muda. Dari TikTok hingga warung seblak, makanan pedas ini menjadi simbol agensi, solidaritas, dan negosiasi gender dalam kehidupan sehari-hari.
Mengikuti aksi sebagai tim medis membuka pengalaman baru tentang represi, solidaritas, dan pendidikan jalanan. Di balik gas air mata, tumbuh kesadaran bahwa perjuangan melawan penindasan tak bisa lagi ditunda.
Lewat “The Man”, Taylor Swift menyuarakan keresahan yang dekat dengan pengalaman perempuan muda. Lagu ini membuka ruang refleksi tentang bagaimana sistem sosial masih sering menempatkan perempuan di posisi tidak adil.